setelah sebulan lamanya baru nulis lagi
hahhahaa
ada niat nulis mah dari dulu sih, tapi baru sempet nulis lagi sekarang setelah turun dari gunung -abis diklat-.
oh iya, judulnya tadi di balik kacamata, sebuah kue, dan di seberang lapangan ya.
mengapa? karena ada cerita di sana
cerita yang tak terucap, tak pula tersirat, hanya terasa
tak banyak yang menyadarinya, hanya beberapa saja yang tahu, hmm ya sebangsa ilalang, pepasiran, tanah, langit, awan, gedung, dan terutama semburat senja.
terlihat menye-menye, tapi memang beginilah keadaannya
ya, gue emang lagi menye-menye, dibilang gak tahu kenapa, ya gak juga sih karena gue tahu betul kenapa gue menye-menye
satu tahun berada di lingkungan yang sama, tapi kita ibarat berbeda dunia
ya begitulah, mungkin ini efek dari jalur yang dibedakan sejak dahulu
jalur IPA dan IPS yang dibatasi lapangan merah nan luas itu
apa kabarmu?
semoga senantiasa baik dan bahagia
entah itu bersama seseorang, ataupun banyak orang
asal bahagia hidupmu, lebih dari sekadar cukup bagi orang sepertiku
apa kabar rambutmu?
mungkin akan semakin lebat bak tanaman yang terus kau rawat dan pupuki
kudengar, kau sempat mengalami frustasi kecil diakibatkan rasa 'kegagalan' mu
ah, kau memang perfeksionis, 127 derajat denganku
tapi itu bagus, berarti kau punya target untuk masa depanmu
seorang pemimpin harus seperti itu, dan kau akan menjadi pemimpin
tak usah terlalu jauh memaknai tulisanku, pikirkanlah saja untuk dirimu, ya..pemimpin untuk dirimu sendiri.
masih banyak sebenarnya bongkahan huruf yang ingin ku susun di sini
namun, rasanya masih harus disimpan
selamat atas segalanya yang ada padamu
kenapa? karena apapun itu, itu adalah anugerah dari Allah
dan aku tahu, kau salah satu orang yang bisa bersyukur karena kau sendiri yang pernah mengatakan itu padaku
selalu semangat
kita akan mendapatkan sesuatu sesuai dengan apa yang kita lakukan
kenapa aku tahu?
karena aku tahu kalau Allah selalu menepati janji-Nya
"setelah kesulitan ada kemudahan", begitu kata-Nya pada kita
dan Allah tak pernah meninggalkan kita dengan tangan tengadah tanpa membawa doa yang tak terkabulkan
barakallah untuk hidupmu, baik kemarin, hari ini, dan esok serta seterusnya
salam dariku
-oepil-

Tidak ada komentar:
Posting Komentar